Menghayal mungkin bagi sebagian
orang adalah suatu hal yang biasa karena mungkin menghayal adalah sesuatu yang
mudah mereka kendalikan di pikiran mereka. Namun tidak untuk sebagian orang
lainnya, mungkin ada tipe orang-orang yang suka berkhayal dan berkhayal mungkin
sudah menjadi suatu kebiasaan yang lumrah yang selalu muncul di setiap
aktivitasnya, salah satu sfesifikasi orang yang mengalami hal itu adalah aku.
Efek dari kebanyakan menghayal
adalah pikiran jadi lemah, malas berfikir, malas beraktivitas yang berat-berat
pokoknya sangat menyukai sesuatu yang instan-instan, aku tau karena aku
mengalami gejala-gejala ini. Kalau didalam diriku khayalan ini datanya tidak
diundang, jika ada suatu masalah yang harus diselesaikan dengan cara seriuspun
terkadang tanpa sadar aku terkhayal sesuatu ataupun muncul bayangan-bayangan
masa lalu, disinilah letak kegialaan yang ada dipikiranku. Susah untuk
mengontrol pikiran ini, sudah berusaha untuk menghilangkan kebiasaan ini namun
semakin berusaha menghilangkannya semakin aku malah terkhayal tentang sesuatu.
Aku bisa tersenyum sendiri karena
berkhyal, aku bisa membenci sendiri karena berkhayal, aku bisa ketawa waktu
sholat karena berkhayal, aku bisa bersedih Karena berkhayal, aku bisa mencintai
sesuatu karena berkhayal, aku bisa takut tanpa sesuatu yang nyata karena
berkhayal, namun yang perlu di garis bawahi aku tidak pernah menangis karena
berkhayal.
Kebiasaan ku waktu kecil
sepertinya yang membuatku menjadi manusia penghayal, dulu sebelum tidur aku
suka berkhayal. Ibuku mengharuskanku tidur jam9 padahal aku belum ngantuk dan
masih ingin bermain nah saat sudah rebahan dalam kondisi masih semangat dan tak
bisa tidur inilah aku sering berkhayal pokoknya sampai aku tertidur. Aku ini
adalah orang yang bangunnya selalu pagi ya pokoknya sebelum jam 5 biasanya udah
bangun, nah waktu kecil itu aku kecenderungan bangun tidur kebanyakan sebelum
adzan shubuh berkumandang, aku tidak bisa bermain saat itu karena aku tidur
satu kamar dengan keluargaku dan pintu kamar masih dikunci jadi aku tidak bisa
berbuat apa-apa sampai orangtuaku terbangun, nah dalam keadaan tidak bisa tidur
lagi dan tidak bisa bermain itulah aku sering berkahayal berjam-jam sampai aku
bisa bermain. Ini lah yang menyebabkan aku susah focus terhadap sesuatu dan
sangart mudah untuk berkhayal.
Aku sekarang ini sudah dewasa
jadi aku sangat malu dengan diriku sendiri jika masih sering berhayal karena
aku sadar jika berkhayal tidak pada tempat yang benar itu malah akan merusak
pikiran-pikiran kita dengan cara melemahkanya dalam berffikir.
Tetapi jika dihubungkan dengan
dunia music, bagiku berkhayal dengan berimajinasi tidak ada bedanya bahkan
berkhayal adalah sesuatu yang sangat berguna yang dapat membuat alunan
nada-nada dalam bermusik menjadi teratur, sistematis dan sangat indah. Banyak
cerita-cerita Musisi menggunakan
obat-obatan terlarang sebagai alasan agar bisa berimajinasi dalam menciptakan music,
salah satunya adalah pentolan band besar MUSE, “Matthew Bellamy” yang
menggunakan obat-obat tertentu untuk berimajinasi dan berkhayal bebas dalam
menciptakan lagu.
Aku sebagai musisi tentunya
sangat terbantu dengan adanya khyalan-khayalan ini, karena dengan ini musik-musik
yang aku ciptakan terasa indah untuk di dengarkan.