Jumat, 27 April 2012

Berbicara itu Penting


Aku adalah salah satu orang yang sedikit ribet untuk berkomunikasi, susah bagiku untuk merangkai kata-kata yang ingin dibicarakan dengan cara baik-baik, pernah dulu belajar berbicara, dan pada waktu itu lumayan bisa lah, tapi kalo aku pikir-pikir mungkin hal yang sangat bodoh ketika aku membuang waktuku untuk latihan berbicara, karena orang bisa berbicara itu karena intinya ia mempunyai pikiran-pikiran yang cerdas terhadap masalah-masalah tertentu sehingga ia tau arah untuk membicarakan tentang apa yang ingin dibacakan atau disampaikan. Aku tersadar sebenarnya masalahku bukanlah aku tidak bisa berbicara tapi aku tidak banyak tau tentang apa yang ingin aku sampaikan dan bicarakan, karena percuma latihan berbicara dengan sungguh-sungguh namun ternyata kita tidak mengerti terhadap sesuatu yang menjadi pokok permasalahan, kecuali aku bekerja sebagai penyiar Radio atau pembawa acara mungkin dibutuhkan latihan berbicara sehingga para pendengarnyapun enak untuk mendengarkannya tetapi sekali lagi tetap dibutuhkan pikiran-pikiran yang cerdas juga dalam merangkai kata dan menguasai permasalahan yang menjadi pokok bahasan yang sedang dibahas.

Enak ketika ketika kita mendengarkan orang lain berbicara dengan perangkaian kata-kata yang baik, enak ketika yang menjadi pembiara itu menguasai pokok permasalahan. Tapi ketika ada pembicara yang salah dalam pembicaraan didepan orang banyak kita cenderung menyalahkan dia, ketika ada orang yang keribetan berbicara didepan umum kita bahkan menertawakannya, aku jujur sering menertawakan itu, namun sebenarnya untuk menjadi pembicara didepan umum bagi yang jam terbangnya kurang itu adalah sesuatu yang tidaklah mudah dilakukan, mungkin karena nerveus, takut, kurang percaya diri sehingga banyak kesalahan-kesalahan dalam berbicara ataupun keribetan dalam berbicara. Sebaiknya hal itu kita maklumi saja, karena pasti kita tidak ingin pada saat kita yang berbicara didepan umum kita juga mengalami hal seperti itu juga.

Kalo diperhatikan wanita cenderung lebih suka berbicara, bahkan saat capekpun mereka masih bisa-bisanya berbicara dengan panjang lebar, mengeluh, melucu,  pokoknya berbicara lah ( jadi teringat teman lama ni.). Wanita berbicaranya lebih teratur daripada pria, mungkin ini dikarenakan sejak kecil wanita itu sudah belajar berbicara dengan cara merengek, menangis, mengeluh, dan merayu ibu/bayahny untuk membelikan sesuatu, makanya wanita kebanyakan lebih unggul berbicara daripada pria.

Berbicara itu penting khususnya ketika kita sudah berkeluarga, kita harus pintar-pintar berbicara untuk  menasihati anak-anak kita yang mana setiap kata-kata yang kita ucapkan harus bisa membekas didalam hatinya, agar anak-anak kita bisa selalu teringat nasihat-nasihat baik yang kita berikan dalam setiap melakukan sesuatu. Bagi yang pernah berkumpul dengan nenek, dan kakek (hmmm.. aku tidak pernah karena sebelum aku lahir mereka sudah berpulang, punya sih nenek tapi seumur hidup hanya satu kali aku pernah ketemu dia dan itupun saat aku berumur 2 tahun, sungguh menyeedihkan ) pasti kalian sering dinasihati oleh kakek dan nenek kalian, nah begitu juga kita ketika kita sudah menjadi kakek nenek kita harus bisa memberikan nasihat kepada cucu-cucu kita dan tentunya kita harus pandai-pandai dalam berbicara agar apa yang kita sampaikan itu benar-benar melakat didalam hati dan pikirannya. ( tapi sesungguhnya aku tidak ingin jadi kakek-kakek karena aku ingin mati muda saja ketika popularitasku sedang diatas awan).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar