Aku adalah salah satu orang yang
sedikit ribet untuk berkomunikasi, susah bagiku untuk merangkai kata-kata yang
ingin dibicarakan dengan cara baik-baik, pernah dulu belajar berbicara, dan
pada waktu itu lumayan bisa lah, tapi kalo aku pikir-pikir mungkin hal yang
sangat bodoh ketika aku membuang waktuku untuk latihan berbicara, karena orang
bisa berbicara itu karena intinya ia mempunyai pikiran-pikiran yang cerdas terhadap
masalah-masalah tertentu sehingga ia tau arah untuk membicarakan tentang apa
yang ingin dibacakan atau disampaikan. Aku tersadar sebenarnya masalahku bukanlah
aku tidak bisa berbicara tapi aku tidak banyak tau tentang apa yang ingin aku
sampaikan dan bicarakan, karena percuma latihan berbicara dengan
sungguh-sungguh namun ternyata kita tidak mengerti terhadap sesuatu yang
menjadi pokok permasalahan, kecuali aku bekerja sebagai penyiar Radio atau
pembawa acara mungkin dibutuhkan latihan berbicara sehingga para
pendengarnyapun enak untuk mendengarkannya tetapi sekali lagi tetap dibutuhkan
pikiran-pikiran yang cerdas juga dalam merangkai kata dan menguasai
permasalahan yang menjadi pokok bahasan yang sedang dibahas.
Enak ketika ketika kita
mendengarkan orang lain berbicara dengan perangkaian kata-kata yang baik, enak ketika
yang menjadi pembiara itu menguasai pokok permasalahan. Tapi ketika ada pembicara
yang salah dalam pembicaraan didepan orang banyak kita cenderung menyalahkan
dia, ketika ada orang yang keribetan berbicara didepan umum kita bahkan
menertawakannya, aku jujur sering menertawakan itu, namun sebenarnya untuk
menjadi pembicara didepan umum bagi yang jam terbangnya kurang itu adalah
sesuatu yang tidaklah mudah dilakukan, mungkin karena nerveus, takut, kurang
percaya diri sehingga banyak kesalahan-kesalahan dalam berbicara ataupun
keribetan dalam berbicara. Sebaiknya hal itu kita maklumi saja, karena pasti
kita tidak ingin pada saat kita yang berbicara didepan umum kita juga mengalami
hal seperti itu juga.
Kalo diperhatikan wanita
cenderung lebih suka berbicara, bahkan saat capekpun mereka masih bisa-bisanya
berbicara dengan panjang lebar, mengeluh, melucu, pokoknya berbicara lah ( jadi teringat teman
lama ni.). Wanita berbicaranya lebih teratur daripada pria, mungkin ini
dikarenakan sejak kecil wanita itu sudah belajar berbicara dengan cara
merengek, menangis, mengeluh, dan merayu ibu/bayahny untuk membelikan sesuatu,
makanya wanita kebanyakan lebih unggul berbicara daripada pria.
Berbicara itu penting khususnya ketika
kita sudah berkeluarga, kita harus pintar-pintar berbicara untuk menasihati anak-anak kita yang mana setiap
kata-kata yang kita ucapkan harus bisa membekas didalam hatinya, agar anak-anak
kita bisa selalu teringat nasihat-nasihat baik yang kita berikan dalam setiap
melakukan sesuatu. Bagi yang pernah berkumpul dengan nenek, dan kakek (hmmm..
aku tidak pernah karena sebelum aku lahir mereka sudah berpulang, punya sih
nenek tapi seumur hidup hanya satu kali aku pernah ketemu dia dan itupun saat
aku berumur 2 tahun, sungguh menyeedihkan ) pasti kalian sering dinasihati oleh
kakek dan nenek kalian, nah begitu juga kita ketika kita sudah menjadi kakek
nenek kita harus bisa memberikan nasihat kepada cucu-cucu kita dan tentunya
kita harus pandai-pandai dalam berbicara agar apa yang kita sampaikan itu
benar-benar melakat didalam hati dan pikirannya. ( tapi sesungguhnya aku tidak
ingin jadi kakek-kakek karena aku ingin mati muda saja ketika popularitasku
sedang diatas awan).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar